Label

Label

Label

Label

Cara Memilih Properti


4 Tip Meraih Kekayaan Melalui Investasi Properti

Ada empat kata kunci untuk meraih kekayaan yang optimal melalui investasi properti yaitu :

1.   Membeli, menahan, menukar dan menjual properti pada waktu yang tepat.
Kemampuan memprediksi pasar merupakan alat bantu yang paling penting dalam memilih waktu yang ideal untuk berinvestasi pada PROPERTI. Sayangnya prediksi belum terlalu populer di Indonesia. Karena hanya investor yang sudah berpengalaman dan pakar properti yang dapat memprediksi dan mengukur tren pasar untuk masa 5 hingga 10 tahun mendatang. Sampai saat ini publik Indonesia tidak memiliki alat bantu apa pun untuk meramalkan siklus pasar. Untuk merencanakan pembelian dan penjualan properti, Anda harus mengetahui pola historis gelombang siklus properti di Indoensia. Dan memprediksi pola gelombang siklus pasar berikutnya. Langkah pertama untuk memprediksi pola siklus pasar properti adalah memahami dinamika gelombang musim pasar properti. Dan memahami faktor-faktor yang menentukan gerakan siklus pasar properti itu.

2.   Memilih lokasi investasi properti yang paling prospektif.
Mantra utama yang menentukan sukses tidaknya sebuah INVESTASI PROPERTI adalah “lokasi, lokasi, dan lokasi”. Hal ini dipercaya oleh semua pemain properti. Karena sebuah produk properti tidak bisa bergerak sehingga yang menentukan prospek, nilai dan masa depan properti tersebut adalah lokasi di mana properti tersebut dibangun. Sebelum Anda memutuskan berinvestasi di lokasi tertentu. Anda perlu mempelajari kondisi pasar lokal properti itu. Anda harus membentuk opini Anda sendiri tentang prospek pasar lokalnya. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi harga rumah di masa kini dan lima tahun mendatang seperti kondisi perekonomian lokal, migrasi populasi dan aktivitas pasar properti. Jika lokasi properti yang bersangkutan prospektif – memiliki infrastruktur yang baik, dekat dengan berbagai fasilitas umum, dan lain-lain – maka tidak diragukan lagi potensi kenaikan harga properti tersebut.

3.   Memilih jenis properti tertentu dengan hasil investasi yang optimal.
Hindari properti yang tidak dapat atau sulit disewakan. Arus uang pendapatan sewa properti Anda harus positif setelah satu sampai dengan dua tahun sejak Anda beli. Sebelum memutuskan untuk membeli properti amatilah peluang menyewakan properti yang sejenis dengan properti Anda di kawasan itu. Bandingkan calon properti Anda dengan properti-properti lain di sekitarnya. Suatu properti yang tidak menghasilkan arus uang positif setelah dua tahun masa pembelian maka investasi properti itu beresiko tinggi alias tidak layak dibeli sebagai investasi.

4.   Melakukan strategi pembiayaan yang kreatif.
Anda bisa memilih pembiayaan dengan cara cash keras, cash bertahap atau melalui kredit KPR. Pembayaran dengan cara cash juga bisa dilakukan dalam waktu 1 hingga 2 bulan. Sedangkan pembayaran dengan cara cash bertahap bisa mencapai 8 bulan, 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan hingga 30 bulan. Semuanya tergantung pada jenis properti dan strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengembang. Sedangkan pembiayaan properti dengan fasilitas kredit KPR, bisa dilakukan dengan DP di cicil 6 hingga 36 bulan.